Kadisdik Dampingi Wali Kota Tinjau Lokasi Calon Sekolah Nasional Terintegritas di Longkib

Foto: kadis Disdik

SUBULUSSALAM, singkilnews.id – Harapan besar masyarakat terhadap kemajuan pendidikan di Kota Subulussalam kembali terlihat saat Kepala Dinas Pendidikan Kota Subulussalam, Nasrul Padang, S.Pd.I., S.D., mendampingi Wali Kota Subulussalam, H. Rasyid Bancin, meninjau lokasi rencana pembangunan Sekolah Nasional Terintegritas (SNT) di Desa Lae Saga, Kecamatan Longkib, Selasa (12/5/2026).

Peninjauan itu turut dihadiri tim verifikasi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah yang melakukan penilaian terhadap kelayakan lahan calon lokasi pembangunan sekolah unggulan tersebut.

Di tengah hamparan lahan yang diharapkan menjadi pusat lahirnya generasi masa depan, Nasrul menyampaikan harapannya agar proses verifikasi berjalan lancar dan komunikasi tetap terjalin apabila terdapat kekurangan di lapangan.

Ia juga menyampaikan apresiasi mendalam atas komitmen dan perjuangan Wali Kota Subulussalam dalam memperjuangkan sektor pendidikan demi masa depan anak-anak daerah.

“Kita sangat mengapresiasi apa yang dilakukan Bapak Wali Kota. Beliau tidak henti-hentinya memperjuangkan pendidikan demi kemajuan generasi kita. Semoga Allah selalu memberikan kesehatan dan kekuatan kepada beliau,” ujarnya.

Menurut Nasrul, lokasi SNT di Desa Lae Saga memiliki posisi yang sangat strategis dan diyakini akan menjadi magnet pendidikan bagi wilayah sekitar.

“InsyaAllah nanti banyak peminatnya. Bukan hanya dari Subulussalam, tetapi juga dari Aceh Singkil, Aceh Selatan, bahkan hingga Pakpak Dairi, Sumatera Utara,” tuturnya penuh optimisme.

Sementara itu, Wali Kota Subulussalam, H. Rasyid Bancin, mengatakan bahwa program pembangunan SNT merupakan program nasional yang sangat terbatas dan hanya diberikan kepada daerah-daerah tertentu di Indonesia.

“Alhamdulillah, Subulussalam mendapat bagian dari program sekolah ini. Secara nasional hanya diperuntukkan bagi 50 kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah ikut berpartisipasi dan bekerja bersama. Semoga ikhtiar ini menjadi ladang amal dan membawa manfaat besar bagi generasi mendatang,” ucapnya.

Saat ini, tim verifikasi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah masih melakukan penilaian terhadap kelayakan lahan. Belum ada keputusan resmi terkait jadwal pembangunan Sekolah Nasional Terintegritas (SNT) di Desa Lae Saga.

(Red/SM)

Related

SOSIAL 2947601651394543304

Post a Comment

emo-but-icon

item