SLHS Belum Lengkap, 11 Dapur MBG Singkil Tetap Beroperasi

SINGKILNEWS.ID – Persoalan serius muncul dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Aceh Singkil). Sebanyak 11 dari 17 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang sudah beroperasi ternyata belum mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

Data tersebut disampaikan Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Aceh Singkil, Fandrik Eraliesa, Rabu (12/8/2026).

Menurut Fandrik, baru enam dapur yang telah memiliki SLHS. Sementara 11 dapur lainnya masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium dan menyelesaikan rekomendasi Inspeksi Kesehatan Lingkungan (IKL).

“Selain hasil laboratorium belum keluar, ada dapur yang belum memenuhi rekomendasi IKL,” kata Fandrik.

Masalahnya, batas waktu yang diberikan Badan Gizi Nasional (BGN) untuk melengkapi SLHS berakhir 10 Agustus 2026. Artinya, saat batas waktu tersebut berakhir, masih ada 11 dapur yang belum memenuhi persyaratan sanitasi.

SLHS bukan sekadar dokumen administratif. Sertifikat tersebut berkaitan langsung dengan kelayakan higiene, keamanan pangan dan keselamatan penerima manfaat MBG.

Karena itu, kondisi 11 dapur yang tetap beroperasi tanpa SLHS patut menjadi perhatian serius. Apakah seluruh dapur tersebut benar-benar telah memenuhi standar keamanan pangan, atau justru operasional berjalan sebelum seluruh persyaratan dipenuhi?

Dinas Kesehatan menyatakan proses penerbitan SLHS masih berlangsung. Namun, setelah tenggat BGN terlewati, pengawasan dan langkah pemerintah terhadap dapur yang belum memenuhi persyaratan menjadi penting untuk dipertanyakan.(Red)

Related

SOSIAL 6023152150363166054

Post a Comment

emo-but-icon

item