Bukti Mengalahkan Janji: Setahun Oyon Hamzah, Kota Rimo Tak Lagi Gelap

 Jalur dua Kecamatan Gunung meriah Rimo

SINGKILNEWS.ID—Dalam dunia politik, janji sering terdengar lebih lantang daripada hasil. Namun di Kota Rimo, Kecamatan Gunung Meriah, realitas justru berbicara sebaliknya. Setahun kepemimpinan Bupati Oyon Hamzah, perubahan nyata mulai tampak—tanpa hiruk pikuk retorika.

Kota yang sebelumnya gelap dan berjalan apa adanya, kini menunjukkan wajah baru. Penataan penerangan kota menjadi simbol paling kasat mata. Lampu-lampu hias yang menyala di ruas jalan utama bukan sekadar ornamen, melainkan penanda hadirnya negara di ruang publik.

Perubahan ini mungkin terlihat sederhana, tetapi dampaknya besar. Rasa aman meningkat, aktivitas malam lebih hidup, dan kepercayaan warga terhadap pemerintah perlahan tumbuh. Kota Rimo kini tidak lagi sekadar dilewati, tetapi mulai dinikmati.

"Mola khuni mulai dakhi Kampong Tanoh Bara en soh mi rimo gelap dalan en,,di itoh bupati dalan i gelap tapi kom iya mola Bupati Oyon Hamzah en menyala mo be"
(Kalau dulu malam terasa sepi dan gelap, sekarang jauh lebih nyaman. Kota ini seperti bernapas kembali,” ungkap seorang warga Desa Tanah Bara, Sabtu (3/1/2026).

Yang menarik, perubahan ini lahir tanpa janji bombastis. Pemerintah daerah memilih bekerja lebih dulu, berbicara belakangan. Di tengah kebiasaan lama yang gemar menjual wacana, pendekatan ini menjadi angin segar.

Penataan penerangan kota memang bukan solusi atas seluruh persoalan Aceh Singkil. Namun ia menjadi pesan penting: pembangunan tidak harus selalu besar dan mahal, asal tepat sasaran dan dirasakan rakyat.

Setahun pertama kepemimpinan Oyon Hamzah barangkali belum sempurna. Tetapi ketika cahaya mulai menyala di Kota Rimo, harapan publik ikut tumbuh. Dan dari cahaya kecil itulah, kepercayaan bisa kembali dibangun.
(Red/Sukri Malau)




Related

SOSIAL 7452372534314955529

Post a Comment

emo-but-icon

item