Potret Kemiskinan di Aceh Singkil: Satu Keluarga Tinggal di Gubuk Rapuh

Foto: Rumah Abdul Padang

SINGKILNEWS.ID – Seorang warga Desa Kayu Menang, Kecamatan Kuala Baru, Kabupaten Aceh Singkil, Abdul Padang (35), bersama istri dan dua anaknya, terpaksa tinggal di rumah yang jauh dari kata layak huni.

Gubuk yang ditempati keluarga tersebut dalam kondisi memprihatinkan. Atap bocor saat hujan, dinding dan lantai mengalami kerusakan, serta struktur bangunan dinilai tidak aman.

“Kondisi rumah kami sudah sangat memprihatinkan. Kalau hujan, air masuk dari atap. Kalau angin kencang, kami takut rumah ini roboh,” ujar Abdul Padang, Jumat (1/5/2026).

Abdul mengaku bekerja sebagai nelayan dengan penghasilan yang tidak menentu. Ia biasanya melaut dengan perahu milik orang lain dan hasil tangkapan tidak selalu mencukupi kebutuhan keluarga.

“Kadang dapat ikan, kadang tidak sama sekali. Sementara saya harus menafkahi istri dan dua anak,” katanya.

Selain itu, lokasi rumah yang berada di dekat sungai juga membuatnya rentan terdampak banjir. Ia menyebut banjir besar sebelumnya sempat menggenangi rumahnya.

Abdul berharap Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil melalui instansi terkait, seperti Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) maupun Baitul Mal, dapat memberikan perhatian dan bantuan perbaikan rumah.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pemerintah daerah terkait kondisi tersebut.(Red/SM)

Related

SOSIAL 7630002810722614001

Post a Comment

emo-but-icon

item