Revitalisasi SDN Takal Pasir Rp1,7 Miliar Disorot, Mutu Proyek Dipertanyakan Dan Hilangnya Aset

Gedung SDN Takal Pasir

SINGKILNEWS.ID – Proyek revitalisasi UPTD SPF SDN Takal Pasir, Kecamatan Singkil, Kabupaten Aceh Singkil, senilai Rp1,7 miliar menjadi sorotan. Meski baru rampung, proyek yang didanai pemerintah pusat itu diduga bermutu rendah dan menyisakan tanda tanya terkait hilangnya material bongkaran yang merupakan aset negara.

Ketua JWI Aceh Singkil, Muklis, menilai besarnya anggaran seharusnya menghasilkan bangunan yang berkualitas dan tahan lama, bukan justru memunculkan dugaan pekerjaan asal jadi.

"Negara menggelontorkan anggaran besar untuk sarana pendidikan. Namun yang terlihat justru indikasi pekerjaan tidak sesuai harapan," kata Muklis, Senin (20/7/2026).

Ia menyoroti cat bangunan yang disebut mulai memudar meski proyek baru selesai, sehingga diduga menggunakan material berkualitas rendah.

Tak hanya itu, JWI juga mempertanyakan keberadaan material bongkaran bangunan lama, seperti broti, papan, kusen pintu, dan kusen jendela yang sudah tidak ditemukan di lingkungan sekolah.

"Itu aset negara. Tidak boleh berpindah tanpa mekanisme yang jelas. Kami meminta APH mengusut dugaan penyimpangan, baik terhadap kualitas pekerjaan maupun keberadaan material bongkaran," tegas Muklis.

Hingga berita ini diterbitkan, Kepala UPTD SPF SDN Takal Pasir, Aja Aminah, belum memberikan klarifikasi. Upaya konfirmasi melalui WhatsApp maupun dengan mendatangi sekolah dan Kantor Dinas Pendidikan belum membuahkan hasil. Pihak sekolah juga belum menjelaskan dugaan rendahnya mutu proyek maupun keberadaan material bongkaran yang dipersoalkan.(Red)

Related

SOSIAL 2124513895601101430

Post a Comment

emo-but-icon

item