Potensi Emas hingga Gas Alam Aceh Singkil Dibahas di FGD HIMAPAS

HIMAPAS menggelar FGD

SINGKILNEWS.ID, Banda Aceh – Himpunan Mahasiswa dan Pemuda Aceh Singkil (HIMAPAS) menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertema “Menggali Potensi Sumber Daya Alam Aceh Singkil untuk Aceh Singkil yang Berkelanjutan” di Aula Badan Kesbangpol Aceh, Banda Aceh, Kamis (14/5/2026).

Forum tersebut menyoroti besarnya potensi sumber daya alam Aceh Singkil yang dinilai belum tergarap maksimal, mulai dari hasil laut, perkebunan, hutan wisata, hingga kandungan emas, batu bara, karbon, dan gas alam.

Muhajir Al-Fairusy menegaskan Aceh Singkil memiliki kekayaan alam luar biasa yang seharusnya mampu menjadi kekuatan utama dalam mendorong kesejahteraan masyarakat.

Namun, menurutnya, potensi itu tidak akan berkembang tanpa kesiapan sumber daya manusia dan perhatian serius pemerintah daerah.

“Aceh Singkil punya potensi alam, laut, hasil bumi, dan banyak lainnya. Tinggal bagaimana kita menata sumber daya manusia dan mengoptimalkannya. Di sini perlu dorongan perhatian pemerintah daerah untuk mewujudkan cita-cita kaum muda,” kata Muhajir, Jumat (15/5/2026).

Sementara itu, Baihaqi menilai pembangunan daerah tidak cukup hanya mengandalkan kekayaan alam, tetapi juga membutuhkan integritas dan komitmen masyarakat dalam mengelolanya.

“Sebelum menggali dan mengelola sumber daya alam Aceh Singkil, kita harus mengenali dan memanajemen diri sendiri. Singkil membutuhkan orang-orang yang berintegritas dan memiliki komitmen,” ujarnya.

Perwakilan PT PEMA, Faysal Ismail, menyatakan kesiapan pihaknya untuk mendukung pembangunan daerah demi meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat Aceh Singkil.

“Kami dari PT PEMA pasti akan membantu apa yang bisa kami perbuat untuk kemajuan daerah. Apalagi kami perusahaan daerah yang tujuannya meningkatkan pendapatan daerah,” kata Faysal.

Ketua panitia kegiatan, Mullyadi Manik, menegaskan mahasiswa dan pemuda tidak boleh hanya menjadi penonton di tengah melimpahnya kekayaan alam daerah sendiri.

“Mahasiswa dan pemuda adalah ujung tombak pembangunan berkelanjutan. Jangan hanya jadi penonton dan monoton, tapi harus menjadi pelaku agar hasil alam kita bisa dinikmati masyarakat Aceh Singkil sendiri,” tegasnya.

Melalui forum tersebut, HIMAPAS mengajak mahasiswa asal Aceh Singkil di Banda Aceh memperkuat kolaborasi dan kesadaran bersama agar potensi besar daerah tidak hanya menjadi cerita, tetapi mampu dikelola untuk masa depan Aceh Singkil yang maju dan berkelanjutan.

(Red/SM)

Related

SOSIAL 8229052915550750900

Post a Comment

emo-but-icon

item