Gas Bersubsidi Tetap Mahal, Warga Desak Pemkab Aceh Singkil Bongkar Dugaan Permainan Distribusi
https://www.singkilnews.id/2026/07/gas-bersubsidi-tetap-mahal-warga-desak.html
SINGKILNEWS.ID – Harga LPG bersubsidi 3 kilogram di Kecamatan Gunung Meriah, Kabupaten Aceh Singkil, hingga kini belum juga turun. Masyarakat mengaku masih harus membeli gas dengan harga Rp35.000 hingga Rp37.000 per tabung, jauh di atas harga yang telah ditetapkan pemerintah.
Kondisi ini memunculkan tanda tanya di tengah masyarakat. Warga mempertanyakan penyebab harga LPG bersubsidi tetap tinggi dan meminta pemerintah mengusut tuntas rantai distribusi agar tidak terjadi dugaan penyimpangan.
Salah seorang warga Gunung Meriah, Sabtu (25/7/2026), mengatakan masyarakat semakin terbebani karena harga gas tidak kunjung turun meski telah berulang kali dikeluhkan.
"Kami sangat resah. Ini gas bersubsidi, tapi harganya tetap Rp35.000 sampai Rp37.000 per tabung. Yang kami pertanyakan, kenapa pemerintah terkesan membiarkan kondisi ini terus berlangsung?" ujarnya.
Menurutnya, persoalan tersebut menyangkut kebutuhan pokok masyarakat sehingga pemerintah harus segera mengambil langkah tegas.
"Kalau memang ada permainan dalam distribusi, bongkar dan tindak sesuai aturan. Jangan sampai masyarakat terus menjadi korban," katanya.
Sebelumnya, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop) Aceh Singkil, Syafrizal, menyatakan pihaknya telah melakukan monitoring dan evaluasi. Dari hasil pengawasan, ditemukan dugaan pelanggaran di tingkat distributor maupun pangkalan.
"Kami terlebih dahulu memberikan teguran lisan. Jika tidak diindahkan, akan kami lanjutkan dengan surat peringatan tertulis kepada distributor maupun pangkalan yang diduga melanggar aturan distribusi LPG bersubsidi," kata Syafrizal kepada wartawan Singkilnews.id, Senin (13/7/2026).
Meski demikian, hingga kini masyarakat menilai belum ada perubahan signifikan terhadap harga LPG 3 kilogram di pasaran dan berharap pemerintah segera mengambil tindakan nyata agar harga kembali sesuai ketentuan.(Red)