Warga Minta Pemerintah Bertindak Atasi Kelangkaan dan Melonjaknya Harga Elpiji 3 Kg di Gunung Meriah
https://www.singkilnews.id/2026/07/warga-minta-pemerintah-bertindak-atasi.html
SINGKILNEWS.ID – Warga Kecamatan Gunung Meriah, Kabupaten Aceh Singkil, meminta Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil segera mengambil langkah untuk mengatasi kelangkaan serta melonjaknya harga elpiji bersubsidi 3 kilogram di wilayah tersebut.
Berdasarkan pantauan warga, harga elpiji 3 kilogram di sejumlah warung eceran saat ini berkisar antara Rp32.000 hingga Rp37.000 per tabung. Harga tersebut dinilai sangat memberatkan masyarakat.
"Kami meminta Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil agar hadir dan turun langsung ke lapangan untuk mengatasi kelangkaan sekaligus memantau harga elpiji di Kecamatan Gunung Meriah," ujar salah seorang warga, Selasa (7/7/2026).
Menurutnya, harga yang terus meningkat telah jauh melampaui harga yang diharapkan masyarakat. Karena itu, warga meminta Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Aceh Singkil membentuk tim monitoring untuk melakukan pengawasan terhadap distribusi dan harga elpiji bersubsidi.
Sebelumnya, sejumlah warga mengaku kesulitan memperoleh elpiji 3 kilogram dengan harga normal. Kondisi tersebut dinilai semakin membebani masyarakat berpenghasilan rendah, terutama ibu rumah tangga yang bergantung pada gas bersubsidi untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
"Kami minta pemerintah jangan hanya diam. Turunlah ke lapangan untuk mengecek kenapa harga bisa sampai Rp37.000. Apakah ada permainan di jalur distribusi, pelanggaran dalam penyaluran, atau faktor lain yang menyebabkan harga melonjak," ujar seorang ibu rumah tangga di Kemukiman Punaga, Senin (6/7/2026).
Warga juga mendesak Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil melalui dinas terkait bersama aparat penegak hukum melakukan inspeksi terhadap pangkalan maupun rantai distribusi elpiji bersubsidi. Mereka meminta seluruh proses penyaluran diawasi dan dievaluasi guna mengetahui penyebab tingginya harga yang dibayar masyarakat.
Menurut warga, apabila distribusi berjalan sesuai ketentuan dan pengawasan dilakukan secara maksimal, harga elpiji bersubsidi seharusnya tidak mengalami lonjakan yang memberatkan masyarakat.
Selain itu, masyarakat berharap pemerintah dapat menyampaikan hasil pengawasan kepada publik secara terbuka agar tidak menimbulkan spekulasi mengenai penyebab kenaikan harga elpiji 3 kilogram di wilayah tersebut.
Hingga berita ini diterbitkan, SINGKILNEWS.ID masih berupaya mengonfirmasi Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Aceh Singkil serta pihak-pihak terkait mengenai penyebab melonjaknya harga elpiji 3 kilogram dan langkah yang akan diambil untuk mengatasinya.(Red)