Inspektorat Turun Audit Desa Pertampakan, Warga Harap Dugaan Penyimpangan Dana Desa Terungkap

Alimudin dan Tim Inspektorat

SINGKILNEWS.ID – Tim Inspektorat Kabupaten Aceh Singkil melakukan audit lapangan di Desa Pertampakan, Kecamatan Gunung Meriah, Kabupaten Aceh Singkil, menyusul laporan masyarakat terkait dugaan ketidaksesuaian sejumlah program pembangunan desa dalam beberapa tahun terakhir.

Audit tersebut dilakukan dengan meninjau langsung sejumlah pekerjaan fisik di lapangan, seperti rabat beton jalan, pembangunan gorong-gorong, serta mencocokkan kondisi pekerjaan dengan dokumen administrasi dan laporan kegiatan desa.

Pantauan di lokasi, tim auditor terlihat melakukan pengukuran pada beberapa titik jalan rabat beton yang merupakan bagian dari program pembangunan desa pada masa pemerintahan desa sebelumnya. Selain itu, sejumlah berkas administrasi kegiatan juga turut diperiksa sebagai bagian dari proses audit.

Warga Desa Pertampakan menyambut baik turunnya tim Inspektorat tersebut. Mereka berharap audit yang dilakukan dapat mengungkap secara jelas penggunaan anggaran desa selama beberapa tahun terakhir.

Salah seorang warga, Alimuddin, mengaku masyarakat selama ini mempertanyakan sejumlah kegiatan pembangunan yang dinilai tidak sepenuhnya sesuai dengan kondisi di lapangan.

“Kami sangat mengapresiasi tim Inspektorat yang telah turun langsung ke desa kami. Harapan masyarakat tentu agar semua persoalan ini menjadi jelas,” ujar Alimuddin, Kamis (5/3/2026).

Menurutnya, audit tersebut penting untuk menelusuri pelaksanaan program pembangunan desa sejak tahun 2023 hingga 2025, yang menurut pengamatan masyarakat terdapat beberapa item kegiatan yang diduga tidak berjalan sesuai ketentuan.

“Dari analisa dan temuan masyarakat di lapangan, ada beberapa pekerjaan yang diduga tidak sesuai. Maka kami berharap dengan audit ini semuanya bisa terbuka dan jelas siapa yang bertanggung jawab,” tambahnya.

Sementara itu, salah seorang anggota tim auditor Inspektorat Aceh Singkil membenarkan bahwa pemeriksaan tersebut merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat yang sebelumnya telah disampaikan ke Inspektorat.

Ia menjelaskan bahwa sebelum turun ke lapangan, tim auditor telah terlebih dahulu mengumpulkan dan mempelajari sejumlah dokumen serta berkas terkait kegiatan desa.

“Kami melakukan audit lapangan sebagai bagian dari tindak lanjut atas laporan masyarakat. Sebelumnya kami sudah mengumpulkan dokumen administrasi, sehingga pemeriksaan di lapangan ini bertujuan mencocokkan data dengan kondisi sebenarnya,” ujarnya.

Proses audit ini diharapkan dapat memberikan gambaran utuh terkait pelaksanaan kegiatan pembangunan desa serta memastikan penggunaan anggaran desa berjalan sesuai aturan yang berlaku.(Red)



Related

SOSIAL 5264126348323199327

Post a Comment

emo-but-icon

item