Pengunduran Diri Massal Perangkat Desa Situban Makmur Gegerkan Warga, Camat Danau Paris Didesak Panggil Kades
https://www.singkilnews.id/2026/03/pengunduran-diri-massal-perangkat-desa.html
SINGKILNEWS.ID – Pengunduran diri massal sejumlah perangkat Desa Situban Makmur, Kecamatan Danau Paris, Kabupaten Aceh Singkil, pada Senin (9/3/2026) menggegerkan masyarakat. Peristiwa yang disebut-sebut baru pertama kali terjadi di daerah itu memicu tanda tanya besar di tengah publik.
Masyarakat pun mendesak Camat Danau Paris, H.Bungaran Tumanggor, SE, untuk segera memanggil dan meminta klarifikasi dari Kepala Desa Situban Makmur, Irwansyah Putra Sambo, terkait apa yang sebenarnya terjadi di internal pemerintahan desa.
Sejumlah warga menilai pengunduran diri massal tersebut tidak mungkin terjadi tanpa adanya persoalan serius di dalam tubuh pemerintahan desa.
“Kami meminta Camat Danau Paris segera memanggil kepala desa untuk menjelaskan kepada publik apa sebenarnya yang terjadi. Ini bukan persoalan kecil karena perangkat desa mundur secara bersamaan,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya kepada wartawan, Rabu (11/3/2026).
Salah satu perangkat desa yang mengundurkan diri, Ahmad Daud Siregar, yang sebelumnya menjabat sebagai Kaur Pembangunan, membenarkan adanya pengunduran diri tersebut. Menurutnya, langkah itu diambil sebagai sikap atas kondisi yang terjadi di internal pemerintahan desa.
“Dengan ini kami menyatakan sikap mengundurkan diri dari jabatan sebagai perangkat Desa Situban Makmur, Kecamatan Danau Paris,” ujar Ahmad Daud Siregar kepada awak media, Senin (9/3/2026).
Peristiwa ini semakin memantik perhatian publik karena pengunduran diri perangkat desa secara massal berpotensi menimbulkan kekosongan jabatan dalam struktur pemerintahan desa.
Kondisi tersebut dikhawatirkan akan berdampak langsung pada pelayanan kepada masyarakat, mulai dari administrasi kependudukan,
pengelolaan program pembangunan desa, hingga pelayanan sosial lainnya.
“Kalau perangkat desa banyak yang mundur, tentu pelayanan kepada masyarakat bisa terganggu. Ini yang membuat warga resah,” tambah warga tersebut.
Hingga kini, belum ada penjelasan resmi yang mengungkap secara gamblang penyebab mundurnya para perangkat desa tersebut. Situasi ini memicu berbagai spekulasi di tengah masyarakat terkait konflik internal di pemerintahan desa.
Sementara itu, Camat Danau Paris H. Bungaran Tumanggor saat dihubungi Singkilnews.id melalui pesan WhatsApp belum memberikan tanggapan maupun klarifikasi terkait persoalan yang terjadi di Desa Situban Makmur hingga berita ini diturunkan.
Publik kini menunggu langkah pemerintah kecamatan untuk membuka fakta sebenarnya di balik pengunduran diri massal perangkat desa yang telah menjadi perhatian luas masyarakat.
(Red/SM)