Wali Kota Subulussalam Gandeng Dishub Aceh Tinjau Tanjakan Kedabuhan, Soroti Titik Rawan

Haji Rasyid Bancin dan Teuku Faisal, 

SINGKILNEWS.ID, Subulussalam — Wali Kota Subulussalam, H. Rasyid Bancin (HRB), bersama Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Aceh, Teuku Faisal, ST., MT., meninjau langsung kondisi Jalan Lintas Subulussalam–Medan, tepatnya di Tanjakan Kedabuhan, Kecamatan Penanggalan, Rabu (4/3/2026).

Langkah ini menjadi bukti komitmen Pemerintah Kota Subulussalam dan Pemerintah Aceh dalam memastikan keamanan serta kenyamanan pengguna jalan, khususnya di titik rawan kecelakaan tersebut.
Dalam peninjauan itu, Wali Kota memaparkan langsung kronologis dan berbagai kendala di lapangan kepada pihak provinsi. Ia menegaskan, Tanjakan Kedabuhan kerap memakan korban jiwa dan menyebabkan kerusakan kendaraan.

“Di jalan ini sering terjadi kecelakaan lalu lintas. Mulai dari mobil yang mundur karena tidak sanggup menanjak, hingga tumpahan CPO yang membuat jalan licin. Tak jarang kendaraan mundur dan masuk jurang. Korbannya sudah puluhan,” ujar Rasyid kepada pihak Dinas Perhubungan Aceh.

Selain faktor kemiringan jalan dan muatan kendaraan, minimnya penerangan jalan juga menjadi sorotan. Dalam kunjungan tersebut, rombongan turut menemui seorang warga yang telah lebih dari 20 tahun tinggal di sekitar lokasi tanjakan. Warga itu mengeluhkan ketiadaan lampu penerangan jalan yang memperparah risiko kecelakaan, terutama pada malam hari.
Rasyid menyebut pihaknya telah mengajukan proposal kepada Pemerintah Aceh melalui Dinas Perhubungan untuk pemasangan lampu penerangan jalan umum (PJU) di titik tersebut.
“Kami sudah mengusulkan agar jalan ini diberikan penerangan, supaya kendaraan dari dua arah bisa saling terlihat dan meminimalisir kecelakaan,” tegasnya.

Ia berharap Pemerintah Provinsi Aceh maupun pemerintah pusat segera mengambil langkah konkret dalam penanganan Jalan Lintas Subulussalam–Sumatera Utara tersebut. Dukungan semua pihak dinilai penting agar solusi jangka pendek maupun jangka panjang bisa segera direalisasikan.

Upaya ini diharapkan menjadi awal perbaikan serius terhadap Tanjakan Kedabuhan, yang selama ini dikenal sebagai salah satu titik rawan di jalur strategis penghubung Aceh–Sumatera Utara. (Red/Sukri Malau)

Related

SOSIAL 2365097939053989820

Post a Comment

emo-but-icon

item