Kades Singkil Naik Pitam, Pendataan Berulang Tapi Bantuan Tak Kunjung Cair

Foto, Bersama

SINGKILNEWS.ID —Kepala desa(kades)di Kecamatan Singkil, Kabupaten Aceh Singkil, mengaku kecewa terhadap hasil musyawarah terkait bantuan jaminan hidup (jadup) dan rehabilitasi rumah, yang digelar di Kantor Camat Singkil, Senin (13/4/2026).

Kekecewaan itu mencuat lantaran hasil kesepakatan dalam forum dinilai tidak konsisten dan berlarut-larut, terutama terkait pendataan ulang penerima bantuan.

Adapun kepala desa yang menyuarakan kekecewaan tersebut berasal dari Desa Takal Pasir, Teluk Ambun, Siti Ambia, Rantau Gedang, Pemuka, Sukadamai, Ujung Bawang, Pea Bumbung, serta desa lainnya di wilayah Kecamatan Singkil.
 berita acara musyawarah

Musyawarah tersebut turut dihadiri oleh unsur Forkopimcam, di antaranya Camat Singkil, Kapolsek Singkil, Danramil Singkil, serta perwakilan Dinas Sosial dan Dinas PUPR Aceh Singkil.

Kepala Desa Takal Pasir, Rabidin Limbong, menegaskan bahwa pihak desa sebenarnya telah menjalankan kesepakatan awal untuk melakukan pendataan ulang. Namun, belakangan dinas terkait kembali meminta proses pendataan diulang dari awal.

“Kami sangat kecewa. Dalam forum disepakati cukup pendataan ulang, tapi sekarang diminta lagi dari awal. Sementara kami sudah menyampaikan ke masyarakat,” ujar Rabidin, Rabu (15/4/2026).

Diketahui, bantuan jadup dan rehabilitasi rumah ini diperuntukkan bagi masyarakat terdampak banjir tahun 2025. Namun hingga kini, realisasi bantuan tersebut belum juga tersalurkan.

Hal senada disampaikan Kepala Desa Pea Bumbung, Sarbaini. Ia mempertanyakan lambannya penyaluran bantuan yang dinilai berdampak pada kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah desa.

“Kami sudah serahkan data ke kecamatan, tapi sampai sekarang belum ada penyaluran. Ada apa sebenarnya dengan pemerintah kabupaten?” ujarnya.

Para kepala desa berharap Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil dapat lebih terbuka dan transparan dalam proses penyaluran bantuan, serta segera merealisasikan hak masyarakat yang terdampak.

“Kami di desa yang jadi sasaran pertanyaan masyarakat. Harapan kami, pemerintah segera menyalurkan bantuan ini dan tidak berlarut-larut,” tutup Sarbaini.

(Red/Sukri Malau)



Related

SOSIAL 3279989182508675090

Post a Comment

emo-but-icon

item