BMKG Deteksi 70 Titik Panas di Aceh, Aceh Selatan Terbanyak, Singkil Berpotensi Diguyur Hujan Ringan
https://www.singkilnews.id/2026/07/bmkg-deteksi-70-titik-panas-di-aceh.html
SINGKILNEWS.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Aceh mendeteksi 70 titik panas (hotspot) yang tersebar di hampir seluruh kabupaten/kota di Aceh. Wilayah tengah menjadi satu-satunya kawasan yang belum terpantau memiliki titik panas.
Berdasarkan hasil pemantauan sejak Selasa (7/7/2026) hingga Rabu (8/7/2026), Aceh Selatan menjadi daerah dengan jumlah titik panas terbanyak, yakni sekitar 20–25 titik. Sementara Aceh Besar tercatat sekitar lima titik, sedangkan Aceh Utara dan Aceh Timur masing-masing berkisar 5–8 titik panas.
Prakiraan BMKG Aceh, Dedi Ardana, mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan karena Aceh masih berada dalam periode musim kemarau. Cuaca panas dalam satu hingga dua hari ke depan berpotensi memicu munculnya titik panas baru, terutama akibat aktivitas pembukaan lahan dengan cara dibakar.
"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan. Kondisi cuaca yang kering dapat mempercepat penyebaran api dan meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan," ujarnya.
BMKG memprakirakan cuaca di Aceh pada Rabu (8/7/2026) umumnya cerah hingga cerah berawan. Namun, hujan ringan masih berpotensi terjadi pada sore hingga malam hari di wilayah pesisir barat dan selatan, termasuk Aceh Singkil dan Aceh Selatan.
Di wilayah Sabang, Banda Aceh, dan Aceh Besar, cuaca diprediksi cerah berawan sejak pagi hingga siang sebelum berubah menjadi berawan pada sore hari. Sementara wilayah utara dan timur Aceh diperkirakan tetap didominasi cuaca cerah berawan sepanjang hari.
Untuk kawasan tengah Aceh, cuaca umumnya cerah berawan dengan potensi awan tebal pada sore hingga malam hari, terutama di Bener Meriah dan Takengon.
BMKG mencatat suhu udara berkisar 23–32 derajat Celsius, kelembapan 60–95 persen, dengan angin bertiup dari arah tenggara menuju timur laut berkecepatan 5–20 kilometer per jam.
Adapun tinggi gelombang di perairan barat dan selatan Aceh diperkirakan 0,5–1,5 meter, sedangkan perairan utara dan timur berkisar 0,5–1 meter. Kondisi gelombang di perairan Sabang–Banda Aceh juga masih berada pada kategori aman.(Red)