Warga Rimo Minta Pabrik PT Socfindo Dipindah, DPRK Didesak Bertindak Tegas

  Safrizal S atau Iye

SINGKILNEWS.ID – Kesabaran warga Rimo, Kecamatan Gunung Meriah, Aceh Singkil, tampaknya mulai habis. Mereka mendatangi DPRK Aceh Singkil, Senin (6/7/2026), mendesak Panitia Khusus (Pansus) segera merekomendasikan relokasi pabrik kelapa sawit PT Socfindo di Lae Butar yang dinilai telah lama menjadi sumber keresahan masyarakat.

Menurut warga, pabrik yang kini berada di tengah kawasan permukiman padat tidak lagi layak dipertahankan. Aktivitas operasional perusahaan disebut memicu polusi debu, asap, kebisingan, serta mengganggu kualitas hidup warga sekitar.

"Kami meminta Pansus bersikap tegas. Lokasi pabrik sudah tidak sesuai lagi dengan kondisi permukiman yang terus berkembang. Kepentingan masyarakat harus menjadi prioritas," tegas Safrizal S. atau Iye.

Menanggapi tuntutan tersebut, Pansus DPRK Aceh Singkil menyatakan akan mengkaji seluruh aspek, mulai dari legalitas perizinan, dokumen AMDAL, hingga dampak operasional pabrik terhadap lingkungan dan masyarakat sebelum mengeluarkan rekomendasi resmi.

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, PT Socfindo belum memberikan tanggapan resmi terkait tuntutan relokasi pabrik. Redaksi membuka ruang hak jawab kepada pihak perusahaan sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.(Red/SM)





Related

SOSIAL 6176425660717326358

Post a Comment

emo-but-icon

item