Disperikanan Akui Bantuan Pendingin Ikan Belum Merata, Pedagang Kecil Berharap Tak Diabaikan
https://www.singkilnews.id/2026/10/disperikanan-akui-bantuan-pendingin.html
SINGKILNEWS.ID — Harapan Mulyadi, pedagang ikan keliling di Aceh Singkil, untuk mendapatkan bantuan alat pendingin ikan belum terwujud. Padahal, alat tersebut sangat dibutuhkan untuk menjaga ikan tetap segar dan menghindari kerugian akibat ikan membusuk.
Keluhan itu mendapat respons dari Kepala Dinas Perikanan Aceh Singkil, Erwinsyah Putra. Ia mengakui bantuan yang disalurkan belum mampu menjangkau seluruh pelaku usaha yang membutuhkan.
“Kami menyadari bahwa jumlah yang dibagikan lebih sedikit dari yang membutuhkan. Untuk itu, kami meminta maaf,” kata Erwinsyah, Jumat (30/10/2026).
Ia meminta identitas dan domisili Mulyadi agar pihaknya dapat menelusuri mengapa pedagang tersebut belum menerima bantuan.
Meski program itu berasal dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Aceh, Erwinsyah mengaku tetap memiliki tanggung jawab moral dan kewilayahan.
Bagi Mulyadi, alat pendingin bukan sekadar fasilitas tambahan, melainkan kebutuhan untuk mempertahankan usaha kecil yang menjadi sumber penghidupannya.
“Kalau tidak ada pendingin, ikan cepat rusak. Kadang tidak habis terjual dan akhirnya membusuk. Itu tentu membuat kami rugi,” keluhnya.
Kini, masyarakat berharap pemerintah tidak hanya menyampaikan permohonan maaf, tetapi juga memastikan bantuan benar-benar sampai kepada mereka yang membutuhkan.
Sebab, jangan sampai pedagang kecil yang paling membutuhkan justru tertinggal dari program bantuan pemerintah.(Red)