Harga LPG 3 Kg di Aceh Singkil Tembus Rp35 Ribu, Warga Desak Disperindagkop Usut Dugaan Permainan Distribusi

Foto, kantor dispendakop Aceh Singkil

SINGKILNEWS.ID – Harga gas elpiji 3 kilogram (kg) bersubsidi di Kabupaten Aceh Singkil hingga kini masih belum stabil. Di sejumlah wilayah, khususnya Kecamatan Gunung Meriah, harga di tingkat pangkalan disebut mencapai Rp28 ribu per tabung, sedangkan di warung pengecer dijual antara Rp30 ribu hingga Rp35 ribu.

Kondisi tersebut memicu keluhan warga yang mendesak Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop) Aceh Singkil segera turun ke lapangan untuk memantau distribusi serta mengevaluasi penyebab tingginya harga LPG bersubsidi.

Warga juga meminta pemerintah memastikan tidak ada praktik penimbunan maupun dugaan permainan distribusi oleh oknum yang menyebabkan harga terus melambung.

"Kami meminta Disperindagkop Kabupaten Aceh Singkil segera mengatasi persoalan ini. Kami warga Kecamatan Gunung Meriah sangat keberatan dengan harga LPG yang saat ini mencapai Rp28 ribu di pangkalan, sementara di warung pengecer dijual Rp30 ribu hingga Rp35 ribu," ujar salah seorang warga di kemukiman Punaga, Jumat (10/7/2026).

Menurutnya, LPG 3 kg merupakan kebutuhan pokok masyarakat yang digunakan oleh rumah tangga, pelaku usaha mikro, hingga pedagang kecil. Karena itu, tingginya harga sangat membebani perekonomian warga.

"Kami mendesak instansi yang memiliki kewenangan segera menangani persoalan ini karena menyangkut hajat hidup orang banyak," katanya.

Warga juga mempertanyakan alasan kelangkaan LPG bersubsidi masih terjadi, padahal mereka menilai pasokan gas dari Sumatera terus masuk ke Aceh Singkil.

"Kami melihat pasokan gas dari Sumatera terus masuk ke Aceh Singkil. Namun yang menjadi pertanyaan, mengapa masih terjadi kelangkaan dan harga tetap tinggi? Kami berharap pemerintah mengusut apakah ada praktik yang tidak sesuai dalam pengelolaan distribusi LPG di Aceh Singkil," tambahnya.

Sebelumnya, Kepala Disperindagkop Aceh Singkil, Safrizal, saat dikonfirmasi Singkilnews.id mengatakan pihaknya akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan bidang yang menangani persoalan tersebut.

"Saya akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan bidang yang menangani. Nanti saya kabari lagi," kata Safrizal.

Hingga berita ini diterbitkan, Disperindagkop Aceh Singkil belum memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai langkah pengawasan maupun penyebab belum stabilnya harga LPG 3 kg bersubsidi di daerah tersebut.(Red/SM)




Related

SOSIAL 8401978358904617058

Post a Comment

emo-but-icon

item